![]() |
| Pembacaan Do’a Walikota Wahyu Hidayat, Wawali Ali Muthohirin,Sekda Erik Setyo Santoso ,KH.Hamid Manan (Ketua Rois Syuriah MWC NU Lowokwaru) Tausiyah : KH. Zulkarnain Hanafi (Ketua MUI lowokwaru) |
Malangdata.com.Panjatan doa bersama bertajuk Refleksi 2025 yang mengangkat tema besar ‘Meneguhkan Ikhtiar, Menguatkan Doa Menuju Malang Maju dan Berkelanjutan 2026’ digelar di Kantor Kecamatan Lowokwaru , Selasa siang (6/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus meneguhkan komitmen bersama menyongsong tahun 2026.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan refleksi yang dikemas dalam doa bersama yang menurutnya mencerminkan manifestasi kebersamaan, kepekaan sosial, serta ikhtiar bersama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat, sekaligus meneguhkan nilai-nilai spiritual sebagai landasan pembangunan dan pelayanan publik.
“Panjatan doa bersama ini bukan hanya tentang memohon rahmat dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga menjadi ruang untuk meneguhkan kebersamaan dan kerukunan sebagai fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat,” tutur Wahyu.
![]() |
| Walikota Wahyu Doa bersama Wawali didampingi kadispangtan,ujung kiri dan ujung kanan Camat Lowokwaru Rudy Catiur Utomo. |
Wali Kota Malang menegaskan bahwa ekosistem sosial yang tumbuh dan berkembang di tingkat kecamatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas, keharmonisan, serta mendukung kemajuan daerah. Nilai-nilai solidaritas sosial tersebut dinilai menjadi penguat utama dalam mengawal proses pembangunan Kota Malang.
Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan bahwa visi ‘Menuju Malang Mbois dan Berkelas’ masih menjadi roh dan arah gerak pembangunan kota, yang diwujudkan melalui penguatan empat misi pembangunan, lima program prioritas, serta Dasa Bakti Unggulan. Ia menekankan bahwa seluruh agenda pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa partisipasi aktif masyarakat.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga berbagai komunitas di Kecamatan Sukun untuk terus berperan aktif, bersinergi, dan berkolaborasi dalam menyukseskan program-program pembangunan yang telah dicanangkan,” tegasnya.
![]() |
| Para Lurah se-Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, para Ketua RW, serta tokoh masyarakat Lowokwaru turut mendoakan |
Partisipasi masyarakat tidak hanya dimaknai sebagai keterlibatan dalam pelaksanaan program, namun juga sebagai tanggung jawab bersama dalam menjaga dan memastikan hasil pembangunan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sementara Camat Lowokwaru Rudy Catur Utomo optimal bahwa dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepekaan sosial, Wali Kota Malang optimis berbagai program prioritas dan Dasa Bakti Unggulan dapat terimplementasi secara nyata, tepat sasaran, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum panjatan doa bersama ini sebagai titik awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, menyatukan niat dan langkah, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mengawal pembangunan, demi terwujudnya Malang yang maju, berkelanjutan, mbois, dan berkelas,” ajaknya.
Lebih jauh Rudy menyampaikan bahwa refleksi ini menjadi sarana evaluasi sekaligus peneguhan arah langkah ke depan. Ia pun berharap ikhtiar dan doa yang terpanjat dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan khususnya Kecamatan Lowokwaru dan Kota Malang umumnya yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan menuju tahun 2026.dr/jul
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2025 Malangdata.com


