![]() |
| Jajaran pimpinan dan perwakilan OPD Kota Malang duduk di meja utama saat pembukaan Musrenbang Kecamatan Kedungkandang 2026 untuk penyusunan RKPD 2027 di Aula Kantor Kecamatan. |
Malangdata.com.Utamakan prinsip ‘dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat’ menjadi roh utama dalam mekanisme Musrenbang, karena masyarakat lah yang paling memahami karakter wilayah, persoalan yang dihadapi, serta kebutuhan nyata di lingkungannya.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang sedang ada giat dengan kementrian diwakili Kadis PUPR PMK Dandung Djuldiyanto bersama kabid Bappenda Teddy , saat membuka sekaligus memberikan keynote speaker Musrenbang Kecamatan Kedungkandang 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Kantor Kecamatan Kedungkandang , Selasa (3/2/2026), menyampaikan bahwa Kecamatan Kedungkandang memiliki posisi strategis dalam mendukung perkembangan Kota Malang. Potensi yang dimiliki, baik di bidang perekonomian, pendidikan, maupun sosial budaya, perlu dikembangkan secara terarah dan berkelanjutan.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan. Di antaranya pemerataan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan dan sanitasi, peningkatan daya saing ekonomi lokal, khususnya UMKM dan sektor informal, serta percepatan pengelolaan lingkungan hidup, termasuk pengendalian banjir dan pengelolaan sampah berkelanjutan.
“Forum Musrenbang ini diharapkan menjadi wahana dialog dan diskusi yang produktif untuk merumuskan solusi, sekaligus menjadi pengungkit penguatan potensi wilayah. Namun perlu saya tegaskan, seluruh proses perencanaan tidak dapat dipisahkan dari kerangka besar pembangunan daerah,” beber Dandung.
Sementara Teddy Kabid Bappeda menambahkan bahwa dalam Musrenbang 2026 Kecamatan Kedungkandang penyusunan RKPD 2027 menekankan bahwa seluruh program pembangunan merupakan satu kesatuan sistem pemerintahan yang harus terintegrasi dan selaras antar sektor maupun antarwilayah. Oleh karena itu, setiap gagasan perencanaan harus memperhatikan prinsip keseimbangan dan keterpaduan, baik dari aspek kewilayahan, pengembangan sumber daya manusia, maupun arah pembangunan jangka panjang.
Lebih jauh Ia mengingatkan tiga prinsip utama dalam perencanaan pembangunan. Pertama, bersifat partisipatif dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan. Kedua, berorientasi pada hasil agar setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketiga, berbasis data, di mana setiap usulan harus didukung data dan analisis kebutuhan yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, pelaksanaan pembangunan pada tahun sebelumnya dan tahun berjalan perlu dijadikan bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ke depan.
![]() |
| Foto bersama seluruh peserta Musrenbang Kecamatan Kedungkandang 2026, memperlihatkan antusiasme perwakilan warga dan jajaran pemerintah dalam forum perencanaan pembangunan Kota Malang |
Pada kesempatan yang sama Camat Kedungkandang Drs Fahmi Fauzan AZ,M.Si menekankan pentingnya penguatan Program RT Berkelas untuk terus didampingi dan dikawal agar setiap usulan kegiatan tepat sasaran dan sejalan dengan prioritas pembangunan Kota Malang.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan UMKM, serta pemenuhan infrastruktur dasar mendesak seperti penanganan drainase dan pengelolaan sampah.
Usulan warga di perumahan seperti di Cemorokandang & Buring sangat bergantung pada kecepatan proses penyerahan PSU dan kualitas usulan jadi prioritas,
"Mengingatkan Lurah agar tidak lagi fokus pada pengadaan barang kecil (meja/kursi)tetapi lebih ke infrastruktur strategis dan penanganan banjir/keamanan.
"Akurasi Data spek usulan harus dikunci dari awal agar pelaksanaan di lapangan sinkron dengan anggaran, Usulan akan didapat dan pelaksanakannya sangat tergantung dengan pendapatan APBD Tahun 2027 ,Kelurahan Cemorokandang menjadi pengusul terbanyak dengan 276 Usulan,Kelurahan Mergosono menjadi Pengusul tersedikit dengan 51 Usulan ,kelurahan Kotalama menjadi Pengusul terbanyak dengan 436 Usulan Kelurahan Wonokoyo menjadi Pengusul tersedikit dengan 76 Usulan,
“Saya mengapresiasi partisipasi aktif seluruh masyarakat Kecamatan Kedungkandang. Peran serta masyarakat merupakan modal yang sangat penting dalam mewujudkan Kota Malang yang Mbois dan Berkelas. Melalui Musrenbang ini, saya berharap dapat dirumuskan prioritas pembangunan yang tepat, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tandasnya yakin.riz/yas/jul
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2025 Malangdata.com

