| Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan sambutan dan arahan dalam pembukaan Rakerda Dekopinda Kota Malang Tahun 2026 |
Malangdata.com – Kehadiran Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Malang menyambut baik adanya kolaborasi strategis. Menurutnya, sinergi antara koperasi dan sektor ekonomi kreatif dapat menjadi harapan baru sebagai mesin pertumbuhan ekonomi Kota Malang.
“Ini akan menjadi satu harapan baru sebagai engine pertumbuhan ekonomi di Kota Malang. Kami berharap dalam rakerda ini muncul hal-hal baru yang dapat membangkitkan dan mendukung berbagai potensi yang dimiliki Kota Malang,” harapnya.
Wahyu menilai konsep Kota Kreatif yang selama ini berkembang di Kota Malang perlu dipadukan dengan gerakan koperasi agar melahirkan solusi dan inovasi baru dalam meningkatkan gairah berkoperasi. Dengan kolaborasi yang kuat, koperasi diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan potensi masyarakat, sekaligus sejalan dengan visi pembangunan daerah maupun nasional.
| Perwakilan Malang Creative Fusion atau MCF Vicky Arief menyampaikan materi mengenai transformasi koperasi dan ekonomi kreatif pada Rakerda Dekopinda Kota Malang. |
“Kolaborasi yang baik ini harus kita lakukan agar koperasi di Kota Malang menjadi cerminan yang baik, sejalan dengan visi misi pemerintah, dan mampu memanfaatkan potensi luar biasa yang dimiliki masyarakat Kota Malang,” bebernya yakin.
Gagasan transformasi tersebut menjadi salah satu agenda strategis yang dibahas dalam Rakerda Dekopinda Kota Malang Tahun 2026 di Kantor Dekopinda Kota Malang, Selasa (2/6/2026). Dekopinda Kota Malang menginisiasi transformasi koperasi dari organisasi administratif konvensional menjadi gerakan ekonomi kolektif yang mampu menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam arahannya saat membuka acara, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa inisiasi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi antara Dekopinda dan anak-anak muda kreatif Kota Malang. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan kekuatan koperasi dengan ekosistem ekonomi kreatif. Transformasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan fragmentasi ekonomi di Kota Malang, di mana pelaku UMKM, komunitas kreatif, startup, mahasiswa, dan generasi muda saat ini masih banyak bergerak secara terpisah.
| Salah satu tim Koperasi Merah Putih dari Kelurahan Samaan optimis koperasi berperan sebagai infrastruktur hubungkan ekonomi secara kolektif menuju koperasi berkelas. |
Sementara itu, Ketua Dekopinda Kota Malang, Tugino, mengatakan transformasi gerakan koperasi akan menjadi tema utama peringatan Hari Koperasi Nasional yang akan digelar pada 12 Juli 2026 mendatang. Menurutnya, peringatan Hari Koperasi tahun ini akan dikemas berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan menitikberatkan pada transformasi gerakan koperasi dan pelibatan generasi muda.
“Kita akan adakan suatu transformasi gerakan koperasi. Karena itu, kami berharap dapat menggandeng generasi-generasi muda untuk menggiatkan koperasi di lingkungan kita,” jelas Tugino.
Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Malang Creative Fusion (MCF), Vicky Arief, menjelaskan bahwa transformasi koperasi tersebut diarahkan untuk menjadikan koperasi sebagai engine baru ekonomi Kota Malang. Melalui pendekatan berbasis platform digital, coworking space, dan akselerasi bisnis, koperasi akan berperan sebagai infrastruktur dasar yang menghubungkan berbagai elemen ekonomi secara kolektif. (dr/jul)
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2026 Malangdata.com