![]() |
| Wali Kota Malang, didampingi pejabat kepolisian dan sipil, memegang sertifikat penghargaan atas capaian prestasi pelayanan publik berkualitas |
Malangdata.com – Apel pagi yang digelar jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kali ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, memperkuat disiplin, serta meneguhkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai penghargaan yang diraih Pemkot Malang turut diserahkan. Salah satunya adalah hasil Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 oleh Ombudsman Republik Indonesia. Berdasarkan hasil penilaian itu, Pemkot Malang sukses meraih Opini Kualitas Tertinggi.
Menyertai capaian prestisius tersebut, tiga perangkat daerah juga mencatatkan nilai kualitas pelayanan di atas angka 78, yakni Dinas Sosial P3AP2KB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta RSUD Kota Malang.
Tak berhenti di situ, Kota Malang juga menorehkan prestasi sebagai peringkat pertama dalam penyelesaian temuan dan pemenuhan data terbaik Tahun 2025 dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jawa Timur. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Malang dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Capaian lainnya, Pemkot Malang juga membawa pulang penghargaan Pimpinan Daerah kategori Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah yang diraih berkat keberhasilan program "RT Berkelas".
Sementara di bidang lingkungan, Kota Malang sukses meraih peringkat pertama tingkat kota pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI.
Wali Kota Malang, Wahyu, menyampaikan bahwa deretan capaian tersebut menjadi kabar gembira sekaligus cerminan hasil kerja keras dan kolaborasi solid seluruh jajaran Pemkot Malang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa deretan penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir dari sebuah penyelenggaraan pemerintahan.
"Prestasi yang ada ini bagi kita adalah apresiasi, namun jangan jadikan penghargaan sebagai tujuan akhir. Jadikan ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," terang Wahyu saat memimpin apel pada tanggal 31/8.
Menurutnya, tolok ukur keberhasilan pemerintah tidak hanya dilihat dari seberapa banyak penghargaan yang dibawa pulang, melainkan dari sejauh mana masyarakat dapat merasakan manfaat dari setiap kebijakan dan program yang digulirkan.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Pemkot Malang untuk terus menjaga ritme dan semangat dalam meningkatkan kinerja melalui pelayanan yang berkualitas serta inovasi tiada henti.
Sebagai wujud nyata pelayanan tersebut, apel pagi kali ini juga dirangkai dengan launching (peluncuran) Angkutan Pelajar Kota Malang Tahun 2026. Program ini merupakan langkah strategis Pemkot Malang dalam memperluas akses pendidikan, sekaligus menghadirkan solusi yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Wahyu menilai, rangkaian agenda pada apel kali ini menjadi gambaran nyata bahwa capaian kinerja harus selalu dikonversi menjadi inovasi yang berkelanjutan.
"Hari ini kita maknai tidak hanya sebatas menerima dan merayakan sebuah penghargaan, tetapi juga membuktikan bahwa kinerja harus terus berlanjut menjadi inovasi, dari pelayanan publik yang semakin baik hingga program yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat," tandasnya optimis. (Riz/Jul)
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2026 Malangdata.com
