Malangdata.com– Keluarga besar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang menggelar kegiatan silaturahmi dalam suasana Idul fitri yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Malang. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi dalam pelayanan kemanusiaan di Kota Malang.
Acara yang dihadiri jajaran pengurus, relawan, mitra lembaga, serta instansi terkait tersebut mengusung tema “Menguatkan Silaturahmi, Membangun Sinergi untuk Mewujudkan Pelayanan Kemanusiaan yang Berkualitas dan Bermartabat.”
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap peran PMI yang selama ini konsisten berada di garis depan dalam membantu masyarakat, terutama saat terjadi kondisi darurat maupun bencana.
Ia juga menyinggung kebutuhan ambulans bagi PMI Kota Malang yang saat ini tengah dalam proses pengajuan.
“PMI memang sedang membutuhkan ambulans. Permohonannya sudah diajukan dan tinggal realisasinya saja. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ambulans tersebut bisa segera dikirim sehingga dapat memperkuat pelayanan kemanusiaan PMI Kota Malang,” ujar Wahyu.
Dalam suasana bulan Syawal 1447 Hijriah, Wahyu juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh keluarga besar PMI serta para tamu undangan yang hadir.
![]() |
| Suasana ramah tamah dan silaturahmi hangat antara jajaran pengurus PMI Kota Malang dengan mitra lembaga dalam peringatan Idulfitri 1447 H. |
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Malang, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum hari kemenangan ini menjadi energi baru untuk memperkuat kepedulian dan memperluas manfaat bagi sesama,” katanya.
Menurut Wahyu, keberadaan PMI bukan sekadar organisasi kemanusiaan, tetapi menjadi rumah besar bagi orang-orang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
Ia menilai relawan PMI Kota Malang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi meskipun tidak selalu mendapat sorotan publik.
“Saya sering melihat bagaimana keluarga besar PMI bekerja. Tidak banyak sorotan, tetapi selalu ada di garis depan saat masyarakat membutuhkan. Tidak banyak mengeluh, tetapi terus bergerak memberikan pelayanan kemanusiaan secara nyata,” ungkapnya.
Wahyu juga menyoroti potensi kebencanaan di Kota Malang yang perlu diantisipasi secara bersama. Kondisi geografis kota yang berada di wilayah cekungan membuat daerah ini rentan terdampak banjir ketika curah hujan tinggi terjadi di wilayah hulu seperti kawasan Batu dan Kabupaten Malang.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama terkait kebiasaan membuang sampah sembarangan yang masih kerap ditemukan di saluran drainase.
“Pemerintah sudah membangun sistem drainase yang baik. Namun jika kesadaran masyarakat masih rendah, seperti membuang kasur, bantal, dan sampah rumah tangga ke saluran air, maka upaya tersebut tidak akan optimal,” tegasnya.
Karena itu, ia menilai kolaborasi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan risiko bencana di Kota Malang.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Malang, Imam Buchori, menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan antar komponen PMI sekaligus dengan para mitra yang selama ini mendukung berbagai program kemanusiaan.
“Silaturahmi ini sangat penting bagi PMI. Melalui pertemuan ini, pengurus, Dewan Kehormatan, staf, relawan, serta para mitra dapat saling bertemu dan mempererat kebersamaan dalam menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya.
Menurut Imam, pelayanan kemanusiaan yang dijalankan PMI—mulai dari pelayanan kesehatan, penanganan kedaruratan, bantuan bencana hingga layanan ambulans—tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak.
“Sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, rumah sakit, dunia usaha, serta para relawan menjadi rangkaian kebaikan yang menjaga denyut nadi kemanusiaan di Kota Malang,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pelayanan PMI harus terus ditingkatkan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Berkualitas berarti kita terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, serta meningkatkan kecepatan respon. Sementara bermanfaat berarti setiap layanan yang kita berikan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan ketulusan dan etika terbaik,” jelasnya.
Imam juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Malang, berbagai instansi, organisasi, serta mitra seperti Bank Jatim yang selama ini mendukung kegiatan PMI.
“Terima kasih kepada seluruh relawan dan staf PMI yang telah memberikan dedikasi tanpa lelah. Teman-teman semua adalah wajah terdepan kemanusiaan di Kota Malang,” pungkasnya.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, PMI Kota Malang berharap hubungan antar relawan, mitra, dan pemerintah semakin kuat sehingga pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan.lia/riz/jul
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2026 Malangdata.com




