Wali Kota Dukung Diskominfo Tingkatkan Literasi Digital: Pemanfaatan Media Sosial Secara Bijak dan Produktif bagi Warga Masyarakat

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat memberikan arahan kepada peserta Pelatihan Pengolahan Media Sosial bertajuk "Media Sosial Produktif untuk Masyarakat Digital" di Aula Lt. 4 Mini Block Office Balai Kota Malang.

Malangdata.com. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang menggelar Pelatihan Pengolahan Media Sosial di Aula Lt. 4 Mini Block Office Balai Kota Malang, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan dalam dua sesi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta pemanfaatan media sosial secara bijak dan produktif bagi warga masyarakat.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang hadir membuka kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan bertajuk Media Sosial Produktif untuk Masyarakat Digital tersebut. Menurutnya, media sosial saat ini tidak hanya digunakan untuk mencari informasi, tetapi juga menjadi sarana kreativitas dan peluang memperoleh pendapatan.

“Pengguna media sosial aktif terus bertambah. Fungsinya tidak hanya untuk mencari informasi, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal kreatif hingga menghasilkan pendapatan. Itu sisi positifnya, tetapi ada juga sisi negatif yang harus diwaspadai,” tutur Wahyu.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), turut memengaruhi cara masyarakat menggunakan media sosial. Wali Kota Malang pun berpesan kepada masyarakat agar memahami etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial.

“Media sosial memiliki banyak platform sesuai kebutuhan pengguna. Karena itu harus digunakan secara bijak, sebab saat ini juga banyak pihak yang memiliki niatan negatif dalam memanfaatkan media sosial. Bahkan akses masyarakat terhadap media sosial kini lebih besar dibandingkan media cetak,” bebernya.

Terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, Wali Kota Malang mengatakan bahwa Pemerintah Kota Malang telah berkoordinasi dengan sekolah untuk melakukan pendampingan dan pengawasan.

Wakil Ketua DPRD Kota Malang Tri Agus Budi Prasetyo dari Fraksi PKS bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, didampingi Kepala Diskominfo Kota Malang Nur Widianto saat memberikan keterangan pers kepada awak media usai pembukaan pelatihan literasi digital.

“Kami terus berkoordinasi dengan sekolah agar guru melakukan pendampingan serta menyampaikan kepada siswa dan orang tua terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Pada usia tersebut, anak-anak masih membutuhkan pendampingan untuk membedakan dampak positif dan negatif media sosial,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Wahyu menilai pelatihan media sosial seperti ini sangat penting agar masyarakat mampu memilah informasi dan menghasilkan konten yang positif. Ia mengingatkan agar konten yang dibagikan memiliki sumber data yang jelas dan tidak hanya mengandalkan judul-judul bombastis.

“Konten-konten positif harus berimbang dan sumber datanya jelas. Selain itu, media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan publik,” pesannya lagi.

Pelatihan kali ini merupakan bagian dari program peningkatan literasi digital yang dijalankan Pemerintah Kota Malang, selain melalui program Diskominfo Mengajar. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan media sosial secara baik dan bertanggung jawab.

“Pelatihan media sosial ini sangat penting, karena pengguna media sosial di Indonesia semakin meningkat dari waktu ke waktu. Pemerintah Kota Malang perlu memberikan pendampingan dan pelatihan agar masyarakat memahami cara memanfaatkan media sosial secara bijak dan mengarah pada hal-hal yang positif,” ucapnya.

Melalui pelatihan ini, harapannya masyarakat semakin cakap digital, mampu memanfaatkan media sosial secara produktif, serta terhindar dari penyebaran informasi yang tidak benar maupun penggunaan media sosial yang merugikan diri sendiri dan orang lain. (dr/jul)

Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2026 Malangdata.com