![]() |
| Lurah Tunjungsekar Waluyo Safari, S.E., M.M., bersama mahasiswa UM-BBM ajak warga UMKM berkelas. |
Malangdata.com — Tak terasa seminggu lagi masa bakti 34 mahasiswa-mahasiswi semester genap Universitas Negeri Malang yang terjun dalam Kegiatan UM Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) Reguler di Kelurahan Tunjungsekar akan segera berakhir.
"Hampir 45 hari kami melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari membantu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan," beber Ketua Koordinasi UM-BBM, Azzahra.
![]() |
| Mahasiswa UM-BBM ajari warga ecoprint pada tas belanja pro lingkungan, ganti tas kresek, kurangi sampah plastik. |
Ia menambahkan, program ini juga bertujuan mendukung pengembangan potensi masyarakat di bidang sosial, ekonomi, lingkungan, dan kreativitas sesuai dengan kebutuhan warga setempat, serta meningkatkan partisipasi dan kerja sama dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam berinteraksi, bekerja sama, dan memahami kondisi masyarakat secara nyata, sekaligus menjalin hubungan kerja sama yang baik antara mahasiswa, pihak kelurahan, dan warga selama pelaksanaan program.
![]() |
| Giat bersama warga Tunjungsekar grebek Suro sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. |
Sementara itu, Lurah Tunjungsekar, Waluyo Safari, S.E., M.M., menambahkan bahwa kegiatan UM BBM Reguler di Kelurahan Tunjungsekar diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pihak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman pengabdian secara langsung, sedangkan masyarakat mendapatkan kontribusi positif yang nyata untuk meningkatkan taraf hidup dan keterampilan mereka.
Program Unggulan Berbasis Lingkungan dan Ekonomi
Pelaksanaan program pengabdian ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan aplikatif di tengah masyarakat:
![]() |
| Lurah Waluyo bersama Babinsa, sesepuh Kelurahan Tunjungsekar, serta mahasiswa UM-BBM rayakan Grebek Suro nguri-nguri budaya wisata religi. |
- Pelatihan Eco-Print: Program kerja berbasis kreativitas dan lingkungan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup ramah lingkungan melalui pemanfaatan bahan alami dalam pembuatan totebag Eco-Print. Dalam kegiatan ini, peserta diajak membuat motif pada tas menggunakan daun dan bunga alami dengan teknik sederhana. Program ini dipilih karena selaras dengan kondisi Kelurahan Tunjungsekar yang aktif dalam kegiatan lingkungan dan memiliki berbagai kampung tematik. Melalui kegiatan praktik langsung ini, warga didorong lebih peduli lingkungan dengan mengurangi penggunaan tas kresek dan beralih menggunakan tas belanja ramah lingkungan yang berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai jual.
- Digitalisasi Ekonomi Melalui QRIS: Di bidang ekonomi, mahasiswa menggelar pelatihan pembuatan QRIS bekerja sama dengan layanan perbankan digital. Program ini merupakan edukasi untuk membantu pelaku UMKM dan masyarakat mandiri agar lebih siap mengikuti perkembangan teknologi digital dalam transaksi sehari-hari. Peserta diberikan penjelasan mengenai manfaat transaksi non-tunai, tata cara penggunaan QRIS, serta praktik langsung agar lebih mudah memahami materi yang diberikan.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mulai memanfaatkan sistem pembayaran digital untuk mendukung kegiatan usaha yang dimiliki," pungkas Rara yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Dwi Wulandari, S.E., M.M., CFP.
riz/jul
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2026 Malangdata.com



