Wali Kota Malang Apresiasi Masyarakat Pendonor: "Peduli Bersama, Bergerak Bersama"

Walikota Malang didampingi H Imam Bukhori ketua PMI Kota Malang Jajaran Forkopimda berangkatkan 5000 peserta jalan sehat budaya Nusantara

MalangData.com – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara khusus memberikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat yang selama ini aktif menjadi pendonor darah.

“Ini dalam rangka HUT ke-81 RI dan hari jadi PMI. Terima kasih kepada para pahlawan kemanusiaan yang telah mendonorkan darahnya,” beber Wahyu.

Walikota Malang didampingi Kapolresta Malang kota serta sekretaris PMI Kota Malang Samsul Hadi sambut hangat jalan sehat PMI ke 81

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PMI Kota Malang turut melibatkan pelaku UMKM dari lingkungan sekitar. Para pelaku usaha dari wilayah RW 8 dan RW 4 diberi ruang khusus untuk berjualan, sehingga perayaan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga di sekitar Markas PMI.

Tingginya partisipasi warga terlihat nyata dari ludesnya 5.000 kupon jalan sehat. Antusiasme ini rupanya tidak hanya berhenti pada perayaan HUT ke-81 saja, tetapi berlanjut pada tingginya keterlibatan masyarakat dalam mendukung berbagai layanan kemanusiaan PMI.

Relawan Sibat PMI ramaikan Jalan sehat budaya Nusantara HUT PMI ke 81

“Dengan kegiatan ini, kita harapkan PMI Kota Malang—baik markas maupun Unit Donor Darah (UDD)—bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga, kebersamaan dengan masyarakat ke depannya bisa lebih meningkat lagi,” pungkas Wahyu.

Di tempat terpisah, Ketua PMI Kota Malang, Drs. H. Imam Bukhori, M.M., menjelaskan bahwa rangkaian HUT ke-81 PMI tahun ini mengusung semangat “Peduli Bersama, Bergerak Bersama”. Fokus utamanya diarahkan pada pelayanan kesehatan, pemenuhan stok donor darah, edukasi pertolongan pertama, dan penguatan keterlibatan masyarakat.

Relawan Sibat PMI ramaikan Jalan sehat budaya Nusantara HUT PMI ke 81

Itu sebabnya, peringatan HUT PMI tidak sekadar diisi dengan kegiatan jalan sehat. PMI Kota Malang juga memperluas cakupan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kesehatan, kesiapsiagaan darurat, dan ketersediaan darah.

Lebih jauh, Imam memaparkan bahwa salah satu wujud nyata aksi kemanusiaan tersebut adalah digelarnya pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang menyasar sejumlah kelompok masyarakat, termasuk para pengemudi ojek online (ojol).

Relawan Sibat PMI ramaikan Jalan sehat budaya Nusantara HUT PMI ke 81

Kelompok ojol menjadi sasaran prioritas karena tingginya mobilitas mereka di jalan raya. PMI mendorong para rider ini agar memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama manakala menjumpai kecelakaan lalu lintas atau kondisi gawat darurat lainnya.

“Pengemudi ojol biasanya menjadi pihak yang paling awal mengetahui adanya kondisi darurat atau kecelakaan di jalan. Harapannya mereka bisa memberikan pertolongan pertama. Kalaupun tidak bisa menangani sendiri, setidaknya mereka bisa segera menelepon ke posko kita,” jelas Imam.

Kurang lebih 5000 peserta jalan sehat budaya nusantara ramaikan HUT PMI ke 81 sabtu 26/9

Di sektor kesehatan lainnya, PMI Kota Malang juga menggelar pemeriksaan katarak gratis dan khitanan massal. Sementara itu, guna memperkuat ketahanan stok darah, UDD PMI Kota Malang menggelar aksi donor darah massal.

Imam menegaskan, donor darah tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas ketersediaan stok sekaligus memastikan kualitas darah yang disalurkan oleh UDD PMI Kota Malang tetap terjaga dengan baik.

“Bertepatan dengan ulang tahun UDD kemarin, kami adakan donor darah massal. Kami sangat berharap, darah yang ada di UDD Kota Malang ini aman stoknya dan semakin baik kualitasnya,” tutup Imam. (dr/jul)

Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2026 Malangdata.com