Ludes 1300 Paket Meski Tertunda Pasar Murah Diskopindag Tekan Inflasi Dan Peningkatan Daya Beli Masyarakat Kecamatan Sukun

Suasana pasar murah di kecamatan Sukun yg digelas Diskopindag sabtu/3 aman dan lancar kuota 1300 ludes

Malangdata.com.Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aksi mbantu meringankan masyarakat kedungkandang Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar pasar murah di Kantor Kecamatan Kedungkandang, Sabtu(14/3/2026). Pasar murah ini merupakan program rutin yang digelar dalam rangka pengendalian inflasi sekaligus untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Paket murah ini, paket sembako berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir premium 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter yang harga normalnya Rp150.000,- dijual dengan harga Rp50.000,- dengan adanya bantuan subsidi dari pemerintah.

Lebih jauh Kepala Bidang Perdagangan, Diskopindag Kota Malang, Luh Putu Eka Wilantari, mengungkapkan warga yang bisa memperoleh paket sembako adalah warga Kecamatan Sukun yang dibuktikan dengan penyerahan fotokopi KTP saat pembelian. “Satu KTP hanya boleh membeli satu paket, dan yang di KTP-nya status pekerjaannya PNS, TNI, Polri, BUMN dan pensiunan tidak diperbolehkan,” tegasnya.

Kabid Diskopindag optimis Sukun aman terkendali sesuai kuota

Ditambahkan Eka, pihaknya menyiapkan sebanyak 1.300 paket untuk wilayah Kecamatan Kedungkandang, dan mengutamakan para lansia, keluarga kurang mampu dan janda tua. Dari pantauan di lapangan, sejak pukul 06.00 WIB antrean warga sudah mengular dan kurang lebih pukul 10.45 WIB paket sembako terjual habis. “Kami minta maaf kepada warga apabila ada yang belum kebagian paket sembako. Hal ini karena keterbatasan jumlah paket yang disamakan dengan kecamatan lain,” jelasnya saat dikonfirmasi tentang kekisruhan dipintu masuk kecamatan Kedungkandang.

Perlu diketahui setelah tertunda beberapa hari akhirnya kecamatan Sukun yang ketempatan Pasar murah hari ini Sabtu dan Klojen Senin (hari ini) walaupun juga tertunda karena ada sedikit kesalahan pahaman itu Pasar murah serupa digelar sebelumnya di Kantor Kecamatan Kedungkandang lancar meski maklum ada yg kecewa dan diprotes emak2 yg antri tidak ada bagian karena kuotanya sudah sampai 1300.

Kadiskopindag Eko Sri Yuliadi berharap dengan adanya pasar murah ini lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan lebih tenang.

“ Sukun terpantau lancar dengan antrian sesuai kuota 1300 terpenuhi ,hal ini ada indikasi kenaikan harga bahan pokok menjelang Idulfitri, tidak menutup kemungkinan pasar murah kembali digelar. Kami juga akan melibatkan sejumlah pihak, seperti Bank Indonesia Malang, Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas), dan para petani,” paparnya.

Camat Sukun Dian Kuntari dampingi Walikota Wahyu dalam kegiatan sosial di Kelurahan ciptomulyo

Sementara itu Camat Sukun Dian Kuntari saat dikonfirmasi perihal pasar murah di Kecamatan Sukun yang tertunda mengaku aman terkendali," kita hanya ketempatan semua yang hendel Diskopindag ,alhamdulilah lancar dan aman sesuai kuota yang ada.

"Masukan dari masyarakat Sukun , Kalau bisa yang dijual tidak hanya beras, gula, dan minyak goreng, tetapi juga kebutuhan lain seperti bawang merah, bawang putih, telur, dan cabai. Biasanya harga bahan-bahan itu juga naik saat Ramadan dan menjelang Lebaran. Jadi enak kalau lengkap yang dijual,” katanya meniru ungkapan warga Sukun untuk diteruskan Diskopindag.dr/jul

Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2025 Malangdata.com

Facebook SDK

Ads1

Boxed Version

Ads2