Rektor UMM Yakin Kampus Putih UMM Berdampak Karena Media

Prof. Nazaruddin Malik saat memaparkan peran strategis media bagi kemajuan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam acara silaturahmi buka bersama wartawan.

Malangdata.com."UMM sekarang tidak ada tanpa media. Perubahan media yang semakin beragam juga memengaruhi bagaimana kampus berkomunikasi dengan masyarakat. Pola reproduksi informasi kini sangat beragam, semua itu membawa UMM terus bergerak menjadi universitas yang berdampak," ungkap Prof Nazar, sapaan akrabnya, dalam buka puasa bersama di Aula BAU Kampus 3 UMM, Kamis (5/3/2025) petang.

Dikatakannya bahwa hubungan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan media diibaratkan sebagai simbiosis kultural yang saling menguatkan. Kampus putih UMM berkembang menjadi universitas berdampak karena tak lepas dari peran dan keberadaan media.

Lebih jauh Rektor UMM, Prof Dr Nazaruddin Malik MSi jika  perkembangan media yang terus berubah memengaruhi cara kampus berkomunikasi dengan masyarakat. Meski begitu, komitmen UMM untuk menjalin kolaborasi dengan insan pers tetap sama.

Bahkan menjadi universitas berdampak tidak hanya berkaitan. dengan capalan akademik, tetapi juga manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat tersebut harus dilandasi niat tulus untuk berbuat baik tanpa kepentingan pribadi maupun kelompok. Selain itu, kerja keras juga menjadi nilal penting yang sering kali diabaikan dalam proses pembangunan.

"Berbuat baik itu ketika kita jauh dari kepentingan pribadi atau golongan. Kebaikan harus dirasakan oleh semua orang, karena itu kita harus bekerja keras dengan sepenuh hati untuk menghasilkan manfaat bagi banyak pihak. Nilai kerja keras ini yang sering kali diabaikan," beber putra Prof Abdul Malik Fadjar Inl.

Hubungan panjang antara Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan insan pers harus selalu dijaga. Salah satunya melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Aula BAU Kampus 3 UMM, Kamis (5/3/2025). Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara pimpinan universitas, tim Humas UMM, serta wartawan dari berbagai media.

"Selain mempererat hubungan, forum ini juga menjadi ruang refleksi mengenai peran media dan perguruan tinggi dalam membaca dinamika masyarakat," tuturnya.

Disebutkannya, tradisi buka puasa bersama dengan media telah berlangsung sejak masa kepemimpinan Rektor sebelumnya, Prof. Dr. Muhadjir Effendy MAP. Tradisi tersebut bahkan. telah berjalan lebih dari 25 tahun dan menjadi bagian dari hubungan historis panjang antara UMM dan insan pers.

"Buka puasa bersama media ini sudah dimulai sejak zaman Pak Muhadjir, artinya tradisi ini sudah berlangsung lebih dari 25 tahun lalu dan terus dijaga hingga sekarang. Dalam setiap etape perjalanan itu selalu lahir hal-hal baru yang memperkaya hubungan antara kampus dan media. Ini menunjukkan bahwa UMM berkembang bersama insan pers," jelasnya yakin.

la menjelaskan, pada masa lalu, media cetak menjadi sumber utama informasi bagi masyarakat. Wartawan memiliki posisi penting dalam menyampaikan berita dan sering kali memiliki akses luas di berbagai ruang publik. Namun perkembangan teknologi kemudian mengubah lanskap media secara drastis.

"Perjalanan media di Indonesia mengalami perubahan yang sangat besar dari waktu ke waktu. Dulu media yang kita amati adalah media mainstream, terutama media cetak. Kalau ke mana-mana membawa kartu pers itu sering kali bisa membuka akses ke banyak tempat," tambahnya.

"Sekarang situasinya berbeda, karena media berkembang menjadi non-mainstream dan semakin tidak terinstitusionalisasi. Pola reproduksi informasi juga menjadi semakin beragam," tegasnya.

Nazaruddin menilai peran pers tetap sangat penting dalam kehidupan sosial, media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk pemikiran publik. Dalam berbagai momentum sejarah bangsa, perkembangan gagasan masyarakat juga banyak dipengaruhi oleh media. Karena itu, hubungan antara kampus dan media menjadi sangat strategis.

"Universitas memiliki tanggung jawab untuk peka terhadap kebutuhan masyarakat, kampus harus mampu menyerap aspirasi sosial dan menerjemahkannya menjadi gagasan serta solusi. Dari proses tersebut lahir berbagai pemikiran yang dapat mendorong perubahan sosial. Universitas juga menjadi ruang penting untuk merawat cita-cita bangsa menuju masyarakat. yang lebih sejahtera," tandasnya.drh/urs/dr/jul

Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2025 Malangdata.com

Facebook SDK

Ads1

Boxed Version

Ads2