![]() |
| Wali Kota Malang Wahyu Hidayat berfoto bersama para siswa pemenang lomba Festival Anak Muslim yang memegang piala dan papan hadiah simbolis. |
Malangdata.com.Suasana Ramadan terasa semarak saat ratusan siswa SD dan SMP mengikuti Festival Anak Muslim di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang , Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi sarana penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan bagi para pelajar.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi penyelenggaraan festival yang mengusung tema ‘Meraih Cahaya Ramadan’ tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran bagi siswa untuk memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Festival Anak Muslim ini sangat mendidik bagi siswa SD dan SMP untuk memahami ajaran agama dan mengimplementasikannya. Mereka adalah kebanggaan kita dan penerus menuju Indonesia Emas,” ucap Wali Kota Malang yang hadir membuka kegiatan.
![]() |
| Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan keterangan pers kepada media mengenai pentingnya pendidikan karakter di sela acara Festival Anak Muslim. |
Festival yang kini memasuki tahun kedua ini dinilai mampu menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran agama yang selama ini diperoleh di sekolah. Melalui festival ini, kemampuan dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keagamaan dapat terlihat sekaligus diuji dalam berbagai perlombaan.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Malang mengapresiasi Festival Anak Muslim ini karena sifatnya sangat mendidik. Ini juga membuktikan bahwa apa yang selama ini diajarkan di sekolah dapat diaktualisasikan melalui festival seperti ini,” imbuhnya.
Pada kesempatan kali ini, Wahyu menyinggung pentingnya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, anak-anak yang saat ini masih duduk di bangku SD dan SMP kelak akan menjadi generasi yang memimpin Indonesia di masa depan.
![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, saat diwawancarai wartawan mengenai keberlanjutan program Festival Anak Muslim. |
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak dini agar generasi mendatang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan etika yang baik. “Anak-anak tidak hanya harus pintar, tetapi juga memiliki adab dan etika. Karena itu pendidikan agama harus ditanamkan sejak kecil, misalnya melalui tausiah, MTQ, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya,” tegasnya berharap.
Sementara itu Kadindikbud kota Malang Suwarjana menambahkan bahwa Festival Anak Muslim dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkuat pemahaman siswa terhadap pelajaran agama.
Selain itu, orang nomor satu di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu mendorong agar kegiatan ini dapat berkembang dengan melibatkan lebih banyak lembaga pendidikan, termasuk madrasah, serta menghadirkan kategori perlombaan yang lebih beragam.
“Melalui festival ini kita dapat melihat dan menguji keterampilan mereka, apa yang telah diajarkan di sekolah serta bagaimana implementasinya di lapangan,” jelas yakin.
Dalam Festival Anak Muslim ini digelar berbagai perlombaan. Untuk kategori SD meliputi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Dai Cilik (Dacil), Tartil Al-Qur’an, Hifdzil Al-Qur’an, cerdas cermat, adzan, serta khat. Sementara untuk kategori SMP, perlombaan yang digelar meliputi lomba azan dan Hifdzil Al-Qur’an.luy/riz/jul
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2025 Malangdata.com



