Kadlskopindag Support Depo Pomindo Hadir Untuk Penuhi Kebutuhan UMKM Malangraya


Eko sri yuliadi  berikan keterangan pada awak media


Malangdata.com .Hingga tahun 2026 UMKM yang sudah terakusisi itu 42,270 UMKM. Dan ini tersebar di lima kecamatan. pastinya dalam roda ekonomi  itu hanya akan mensupport penyerapan tenaga kerja , kemudian mulai marketnya dan lain sebagainya. Terutama pada pagi hari ini pasti akan membutuhkan minyak. Apalagi di malam ini yang paling dicita-citakan adalah keripik. Pasti butuh minyak goreng. 

"Kalau keripik. ,Gorengan  dengan adanya depo Pomindo, ya, kira-kira ini menjadi salah satu upaya dari para pengusaha untuk ikut intervensi, untuk ikut berpartisipasi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi, terutama dari UMKM di kota Malang menuju Mbois Berkelas," ungkap Kadiskopindag Eko Sya saat mewakili Walikota membuka Depo Pomindo di Lowokwaru Senin 18/5.

"Sebelumnya juga kami mohon maaf sekiranya Bapak Walikota tidak hadir pada pagi hari ini. Karena beliau lagi menghadiri zoom inflasi yang dilakukan setiap hari Senin oleh Pak Mendagri. Sehingga, memaksa kami untuk memberikan beberapa sharing terkait dengan ekonomi yang ada di Kota Malang. "Tambah pria berkepala plontos tersebut.

Lanjut Eko lebih jauh bahwa Pemerintah Kota Malang mengucapkan terima kasih dan selamat kepada pomindo, Bu Dian, telah mendirikan suatu usaha yang terkait dengan kebutuhan rakyat, yaitu untuk minyak. Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan. 

Dan apa yang diwacanakan , akan buka di setiap kelurahan, outlet-outlet ini, sehingga nanti bisa mempermudah masyarakat untuk 
Memenuhi kebutuhan akan minyak goreng. Karena kalau  nggak makan gorengan kayaknya kurang pas,   Paparnya yakin.

Sementara itu Yaya dari pimpinan Depo Pomindo Pusat berharap kehadiran Depo Pomindo Malangraya ajan memenuhi kebutuhan warga maupun UMKM Malangraya,

"Yang kami hormati dan yang saya banggakan, Ibu Hj. Dian beserta Bapak mitra Depo ke-252 di Indonesia, Pak. Jadi, depot mana ini adalah Depo yang pertama dan satu-satunya di Malang Raya.

Camat Lowokwaru Rudi Catur Wibowo optimis Depo Pomindo serap tenaga kerja dan kemudahan buat UMKM berkelas


Jadi, di Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Izinkan saya menyampaikan beberapa hal yang sifatnya singkat saja, Bapak/Ibu/Saudara. Bahwa yang pertama adalah Pomindo adalah komoditas goreng Indonesia, yang mana ini pionir komoditas goreng tertua di Indonesia, 

Yang kantor pusatnya itu di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Yang mana Pomindo didirikan tanggal 19 Desember 2022 dengan tujuan menghadirkan minyak goreng yang berkualitas tinggi, namun dengan harga yang terjangkau. "Jelasnya .

Yang mana,lanjut Yaya bahwa  harga terjangkau ini adalah masyarakat bisa membeli dengan harga eceran. Minyaknya bagus, bukan yang seperti di tengkulak tapi belinya bisa Rp2.000 saja, Bapak. Bisa beli Rp3.000 saja, bisa beli Rp5.000 saja. 

Nah, minimal pembelian masyarakat tidak ada batasan, termasuk maksimalnya juga. Pomindo menggarap semua segmen pasar, segmen bawah tadi yang eceran yang Rp1.000, Rp2.000, 1 liter, 2 liter, lalu segmen menengah bisa ke UMKM, rumah makan, UM, eh, lalu ke gorengan, warung lalapan itu bisa diisi dari Pomindo. 

"Silakan berbelanja ke sini. Lalu, segmen besarnya bisa ke SPPG, MBG, ataupun nanti bisa masuk ke  industri yang sifatnya industri kreatif. Lalu, di samping itu juga nanti di depo, itu akan ada mitra di bawahnya.

Bahkan untuk Kota Malang, yaitu satu kelurahan, satu outlet. Yang mana minyaknya nanti dikirim secara rutin dari Depo Tulusrejo ini. Kalau depo, sebarannya satu dapil, satu depo. Kalau outlet, satu kelurahan, satu outlet. Kemitraannya bisa koperasi merah putih, bisa Bumdes, bisa perorangan. 

Optimis jajaran muspika Kecamatan Lowokwaru Dibangunkan Depo Pomindo


Silakan bagi yang berminat bisa mendaftarkan ke depo Tulusrejo yang ada di sini milik Ibu Dian. Lalu, minyak goreng apa sih yang dijual di depo Tulusrejo ini? Yang pertama, kita menggunakan pabrikan-pabrikan besar, minyaknya kita kirim jauh-jauh dari Kuningan atau dikirim jauh dari Jakarta, bukan. 

Tapi Pomindo bisa lancar di 252 kabupaten/kota karena minyak dikirim dari masing-masing kilang setempat. Untuk Jawa Timur dikirim dari Tanjung Perak. Menggunakan minyak Sidar Mas, Wilmar, Mahesa, dan Pindo. 

Jadi, ini bukan minyak yang seperti ditangkulakan, yang keruh, yang legket, yang kental, bukan. Bapak bisa lihat sampelnya, ya, kemudian ini pasang harganya Rp22.000, Pak. Begitu. Mengenai harga, kalau harga ini disesuaikan dengan pasaran minyak di Kota Malang. 

Nah, head-to-head-nya dengan minyak premium, Pak. Jadi, kalau kemarin kita survei Rp23.000 sampai Rp24.000 yang premium, di sini Rp22.000, masih di bawah pasaran, tapi harganya jangan khawatir, belum pasti. Dia naik turun, karena kalau minyak goreng tidak bisa diam harganya, dan yang menentukan bukan Pomindo, tapi dari pabrik, ya. 

Lalu manfaat daripada Pomindo sendiri, selain tadi menyesuaikan dengan bajak dan selera masyarakat, Pomindo juga insyaallah membantu pemerintah Kota 

Malang dalam hal menstabilkan inflasi di kota Malang. Karena, berdasarkan data kami, minyak goreng adalah salah satu indikator dari penyebab inflasi. Oke ya, Bapak/Ibu ya. Mudah-mudahan dengan adanya pomindo bisa membantu Bapak dalam hal operasi pasar ataupun pasar murah. 

Nanti, pomindo siap suplai untuk minyak rutinnya, di samping itu juga untuk nanti ya, Bapak dan Ibu sekalian, Depo yang nanti dibentuk di daerah lain, itu pendaftarannya boleh dikoordinasikan. Mengenai legalitas dan perizinan.pungkasnya yakin.dr/jul

Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2026 Malangdata.com