Wujud Perluas Peluang Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Wali Kota Malang Hadiri WCCE 2026


Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky memberikan pidato sambutan di mimbar acara World Conference on Creative Economy

JAKARTA, MalangData.com - Wali Kota Malang yang kerap disapa Pak Mbois menegaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Pengalaman menghadapi pandemi global Covid-19 lalu menjadi salah satu momentum untuk menggerakkan pelaku UMKM dan generasi muda agar tetap produktif melalui berbagai potensi kreatif yang dimiliki Kota Malang.

"Ini membuktikan bahwa ekonomi kreatif yang ada di Kota Malang tetap bertahan dan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Saya optimistis pertumbuhan ekonomi Kota Malang yang ditopang ekonomi kreatif akan terus tumbuh dan berkelanjutan," tuturnya.

Wali Kota Malang didampingi jajaran sedang mengamati dan meninjau langsung berbagai produk UMKM ekonomi kreatif yang dipamerkan di arena WCCE.  

Potensi tersebut juga ditunjang oleh posisi Kota Malang sebagai kota pendidikan, dengan keberadaan berbagai institusi pendidikan yang memiliki bidang keahlian relevan dengan subsektor ekonomi kreatif, termasuk desain dan animasi. Ketersediaan talenta muda menjadi salah satu modal penting dalam memenuhi kebutuhan industri, sekaligus memperkuat daya saing karya kreatif lokal.

Sejumlah talenta asal Kota Malang telah berkontribusi dalam produksi karya animasi berskala nasional maupun internasional. Di antaranya Wahyu Denis Kurniawan, alumnus SMKN 4 Malang yang terlibat dalam produksi film animasi Jumbo, serta Tatik Setyowati, alumnus jurusan animasi dari sekolah yang sama, yang turut berkontribusi dalam pengerjaan serial animasi Kiko dan Vampirina musim pertama dan kedua.

Wali Kota Malang beserta sejumlah delegasi dan tokoh berfoto bersama sambil mengepalkan tangan di depan latar belakang The 5th World Conference on Creative Economy.

Pemkot Malang pun berupaya memastikan pengakuan sebagai Kota Kreatif UNESCO tidak berhenti pada pencapaian simbolis, tetapi berlanjut pada penguatan industri kreatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Setelah ditetapkan menjadi kota kreatif dunia, kami ingin membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dari sektor ekonomi kreatif bisa membawa Kota Malang menjadi kota yang pertumbuhan ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat. Tentunya ada pemerataan kesejahteraan yang dirasakan juga oleh masyarakat Kota Malang," pungkasnya. (ari/yn)

Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2026 Malangdata.com