Memanas Kader Golkar Makota Segel Kantor DPD II Golkar Kota Malang Jilid II Desak Joko Prihatin Klarifikasi Dan Mundur

Kader serta jajaran pengurus DPD satu komando lakukan penyegelan jilid II Kantor DPD Golkar Makota desak joko Prihatin Klarifikasi dan Mundur

Malangdata.com.Lagi-lagi puluhan kader Golkar Makota kembali melakukan penyegelan Kantor DPD Golkar Kota Malang, Sabtu (3/1/2026). Tindakan itu buntut segel yang dibuka oleh oknum orang tak dikenal (OTK) pada Kamis (1/1/2026) lalu. 

“Ini bertentangan dengan semangat demokrasi internal dan tidak mencerminkan prinsip partai kader,” ujarnya dihadapan puluhan media .

Agus menyoroti tidak adanya transparansi data dan dokumen persyaratan calon ketua. Akses kader terhadap dokumen administrasi disebut tidak terbuka dan sulit diverifikasi. Sehingga para kader menduga adanya rekayasa dukungan dalam proses pendaftaran calon.

“SC diminta menerima pendaftaran dengan surat dukungan yang sudah direkayasa. Kalau cuma tiga jam, mana mungkin calon lain bisa menyiapkan dukungan. Ini menunjukkan calon sudah di-setting,” katanya dengan suara lantang.

Wakil ketua DPD Golkar Makota Nugroho Agus Widjanarko,ketua MDI Gus Syamsul ,ketua KKPG Hj Dra R Retno Sumarah.MM dampingi Watimbang Agus Sukamto beri keterangan Media usai penyegelan ke II DPD II Golkar Makota

Bahkan Wantimbang juga menyoroti dugaan tidak terpenuhinya syarat kualifikasi pendidikan oleh Ketua DPD Golkar Kota Malang terpilih, Joko Prihatin. Menurutnya, ini merupakan tragedi yang memalukan dan mencoreng marwah Partai Golkar, apalagi Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan. 

“daru pendalaman awal, terdapat indikasi kuat Saudara Joko tidak memenuhi syarat kelulusan Strata 1,” tegas Agus. 

Soak langkah hukum, ia menyebut aspirasi kader dinilai rasional dan berdasar. Apalagi saat ini, sengketa Musda tersebut telah masuk ke Mahkamah Partai Golkar.

“Teman-teman sudah melangkah ke Mahkamah Partai, dan dinyatakan memenuhi syarat. Dalam waktu dekat akan disidangkan,” jelasnya.

Kader Golkar makota kecewa hasil musda XI segel kantor DPD Golkar Makota tuntut Musdalub segera usai Keputusan MK partai keluar

Atas dasar temuan tersebut, Wantimbang secara terbuka meminta Joko Prihatin untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus mengambil langkah etis dengan mengundurkan diri.

“Dengan kesadaran penuh akan etika, moral, dan tanggung jawab politik, demi menjaga kehormatan pribadi dan marwah Partai Golkar, sebaiknya Saudara Joko Prihatin secara sukarela mengundurkan diri sesegera mungkin,” desak Agus.

Agus menekankan, sikap Wantimbang bukan bertujuan menjatuhkan individu, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menyelamatkan Partai Golkar Kota Malang dari konflik berkepanjangan.

“Ini demi menjaga kehormatan, kredibilitas, dan masa depan Partai Golkar Kota Malang agar tidak terus berada dalam pusaran konflik dan kegaduhan internal,” tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, pada 14 Desember 2025 lalu sebenarnya Kantor DPD Golkar Kota Malang telah disegel oleh kadernya. Hal tersebut sebagai bentuk kekecewaan atas penyelenggaraan proses Musda XI Golkar Kota Malang yang dinilai menyalahi aturan. 

Sedangkan pada penyegelan kali ini, juga dilatarbelakangi kekecewaan atas hasil Musda XI Golkar Kota Malang yang memunculkan Djoko Prihatin sebagai ketua terpilih. 

Hal itu diungkap Dewan Pertimbangan (Wantimbang) DPD Golkar Kota Malang, Agus Sukamto yang didampingi Waket DPD Golkar kota Malang Nugroho Agus Widjanarko bidang Pengkaderan mengatakan bahwa para kader menilai proses Musda sarat kejanggalan dan dugaan rekayasa, sehingga memicu penolakan dari kader akar rumput.

“Waktu pendaftaran (calon Ketua DPD Golkar Kota Malang) hanya dibuka tiga jam, dari jam 12.00 sampai jam 15.00. Ini janggal sekali,” katanya geram.

Selain itu, pendaftaran hanya dilakukan satu hari dan Musda dilaksanakan di Surabaya dengan alasan yang dinilai tidak jelas. Hal tersebut dinilai sebagai tindakan yang menutup ruang kompetisi yang sehat.riz/jul

Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2025 Malangdata.com