![]() |
| Walikota didampingi Pj Sekda dan Ketua BAZNAS secara simbolis salurkan 1000 Paket ke Mahasiswa NTT di Malang terdampak Gempa diterima Korlap G Dasilva |
MALANGDATA.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menempuh pendidikan di Kota Malang.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada sepuluh perwakilan mahasiswa NTT dalam apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Malang di halaman Balai Kota Malang, Senin (28/9/2026).
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara langsung menyerahkan bantuan berupa 1.000 paket sembako senilai Rp266.740.700. Bantuan tersebut dihimpun dari donasi para ASN Pemkot Malang yang dikumpulkan dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang.
Wahyu mengungkapkan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap mahasiswa asal NTT di Kota Malang. Menurutnya, dampak bencana alam tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang berada di lokasi kejadian, tetapi juga berimbas pada mahasiswa perantauan lantaran terhambatnya kiriman dari keluarga mereka yang terdampak.
“Kami berharap mahasiswa NTT yang berada di Kota Malang ini bisa mendapatkan bantuan juga. Jadi tidak hanya mereka yang terdampak di NTT, tetapi mahasiswa yang berada di sini juga terdampak karena kiriman dari keluarga dan lain-lainnya tidak mereka dapatkan,” terangnya.
![]() |
| Walikota didampingi Pj Sekda dan Ketua BAZNAS secara simbolis salurkan 1000 Paket ke Mahasiswa NTT di Malang terdampak Gempa diterima Korlap G Dasilva |
Wahyu menjelaskan, wujud bantuan berupa sembako ini dipilih berdasarkan aspirasi dan kebutuhan di lapangan. Awalnya, bantuan tersebut direncanakan turun dalam bentuk uang tunai. Namun, tokoh masyarakat NTT dan perwakilan mahasiswa di Kota Malang menyampaikan bahwa kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah bahan kebutuhan pokok.
“Awalnya kami ingin memberikan uang tunai. Tetapi dari pihak mahasiswa dan tokoh-tokoh masyarakat, khususnya keluarga NTT yang ada di Malang, mengharapkan dalam bentuk sembako. Karena memang saat ini yang dibutuhkan oleh mahasiswa NTT di Malang adalah bahan-bahan sembako,” jelasnya.
Selain menyalurkan bantuan logistik, Pemkot Malang juga memberikan ruang bagi mahasiswa asal NTT untuk menggalang donasi masyarakat secara lebih tertib. Pemkot menyediakan kawasan Gedung Parkir Kayutangan sebagai lokasi bagi mahasiswa yang ingin menampilkan kreativitas sekaligus menerima bantuan kemanusiaan.
Wahyu berharap fasilitas tersebut dapat menjadi ruang yang lebih aman dan nyaman, sehingga para mahasiswa tidak perlu lagi mencari bantuan atau menggalang dana di jalanan.
“Kami berharap mereka tidak lagi berada di pertigaan atau perempatan jalan. Kami memberikan tempat di Gedung Parkir Kayutangan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, agar lebih tertib dan tidak mengganggu lalu lintas,” pungkasnya berpesan.
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2026 Malangdata.com

