Walikota Dorong Job Fair 2026 Implementasi Ngalam Idrek Pertemukan Pencari Kerja Dunia Usaha dan Dunia Industri

Ketua DPRD Kota Malang Amithya dampingi Walikota Wahyu resmikan job Fair 2026 di Gor Ken Arok
Amithya berdialog salah satu PT yang beri peluang warga bisa berkarya meski dengan persaingan sehat
Walikota bersama ketua DPRD kota malang beri penjelasan pada awak media
Hari pertama sekitar 1500 pemburu kerja terbagi  dua shif pagi dan siang
Hari kedua besok 17/9 juga dua shif pagi dan sore  1500 lebih  yg berburu kerja
Memuat keterangan foto...

Malangdata.com. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa job fair menjadi salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memfasilitasi masyarakat mendapatkan pekerjaan yang layak. Tidak hanya memberikan keterampilan, pemerintah juga perlu memastikan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan maupun pelatihan.

Proaktifnya Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang dengan membuka akses kesempatan kerja bagi masyarakat melalui Job Fair 2026 bertema ‘Siap Bekerja Siap Berkarya’ di GOR Ken Arok, Rabu (16/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 16–17 September 2026, ini menyediakan 1.697 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan.

Job Fair 2026 merupakan salah satu implementasi Ngalam Idrek dalam upaya mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat, keterampilan, dan kompetensi masing-masing.

“Ini adalah salah satu tindak lanjut implementasi dari Dasa Bakti saya bersama Bapak Wakil Wali Kota Malang. Hari ini kita memberikan kesempatan dan peluang kepada masyarakat Kota Malang untuk bisa menyalurkan keterampilannya. Ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meneruskan keinginan mereka mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kompetensinya,” beber Wahyu.

Menurutnya, kesesuaian antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan perusahaan menjadi hal penting dalam proses mendapatkan pekerjaan. Terlebih, pencari kerja dari lulusan baru atau fresh graduate membutuhkan akses informasi lowongan yang sesuai dengan bidang keahlian mereka.

Disebutnya bahwa pelaksanaan job fair secara rutin menjadi salah satu upaya Pemkot Malang untuk menghimpun informasi lowongan dari perusahaan dan mempertemukannya dengan pencari kerja. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh akses terhadap berbagai peluang kerja melalui satu kegiatan.

“Yang sulit itu bukan mencari perusahaannya. Perusahaannya mungkin banyak, tapi mencari lowongan pekerjaannya. Jadi memang kalau dari jumlah perusahaannya mungkin turun, tapi lowongan pekerjaannya itulah yang diperlukan,” tururnya.

Upaya untuk kurangi pengangguran tersebut diapresiasi Walikota pada perusahaan yang telah berkolaborasi dengan Pemkot Malang dalam menyediakan kesempatan kerja bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi pencari kerja, khususnya warga Kota Malang dan masyarakat Malang Raya.

“Bekerja dan siap berkarya artinya dalam bekerja tentu tidak hanya asal-asalan, tetapi harus didukung oleh kekuatan, kemampuan, keterampilan, dan kompetensi diri untuk bisa berkarya,” tegasnya berharap.

Pelaksanaan Job Fair 2026 melibatkan 50 perusahaan dari berbagai sektor. Tercatat sebanyak 3.480 pencari kerja telah mendaftar untuk mengikuti hari pertama. Pendaftaran tetap dibuka hingga pelaksanaan hari kedua dengan batas waktu pukul 09.00 WIB.

dr/jul


Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2026 Malangdata.com