Wali Kota wahyu Support Santri Malang Perluas Akses Keadilan


Wali Kota Malang beserta jajaran

LPBHNU Support Santri Malang  Perluas Akses Keadilan

MalangData.com – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat gandeng LPBHNU  mendorong santri ikut memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan layanan bantuan hukum melalui Pelatihan Paralegal Santri Angkatan IV.

Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman hukum masyarakat melalui keterlibatan komunitas pesantren.

Pelatihan yang digelar Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) Kota Malang  tersebut berlangsung di Hall A, Lantai 4, Mini Block Office (MBO) Kota Malang, Jumat (23/10/2026), dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional.

Suasana penyampaian sambutan di mimbar pada acara Pelatihan Paralegal Santri Angkatan IV LPBHNU Kota Malang, dengan beberapa tokoh duduk menyimak di depan latar belakang panggung yang menampilkan tulisan Keynote Speaker Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M.

Walikota Wahyu yang menghadiri  mengatakan, santri memiliki peluang berkontribusi lebih luas di tengah masyarakat, termasuk membantu warga memahami persoalan hukum dan mengetahui jalur yang tepat untuk memperoleh bantuan.

“Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas santri dalam memahami persoalan sosial, terutama masalah hukum di Kota Malang,” ujar Wahyu berharap.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag., menekankan pentingnya peran santri dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, pelatihan yang telah memasuki angkatan keempat ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pembekalan. Para peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk membantu meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan masing-masing.

Ketua PCNU kota Malang Dr. KH. Isroqunnajah .M.Ag
dampingi Walikota Malang Wahyu temui awak media

Santri yang dibekali pengetahuan paralegal dapat berperan memberikan informasi hukum, membantu konsultasi awal, serta mengarahkan masyarakat kepada lembaga bantuan hukum sesuai kebutuhan dan kewenangannya.

Gus Is sapaan akrab ketua PCNU tersebut berharap kolaborasi Pemkot Malang dan LPBH NU terus berlanjut agar semakin banyak santri memperoleh pembekalan serupa. Dengan begitu, edukasi hukum diharapkan menjangkau masyarakat lebih luas.

Ia mengingatkan, perjuangan santri tidak hanya berkaitan dengan pendidikan agama, tetapi juga pengabdian dan kepedulian terhadap kehidupan bangsa. Semangat tersebut, menurutnya, sejalan dengan nilai perjuangan ulama dan santri yang diperingati setiap Hari Santri Nasional.

Melalui pelatihan ini, sinergi pemerintah daerah dan organisasi keagamaan diharapkan dapat memperkuat literasi hukum masyarakat sekaligus mendorong peran santri dalam membantu warga memperoleh akses terhadap keadilan.riz/jul

Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2026 Malangdata.com