![]() |
| Walikota Malang "ngudang " agar sumringah dengan hadiah balon usai divaksin Campak pada salah satu balita warga RW3 Bunulrejo Blimbing |
Malangdata.com.Wali Kota Malang menyampaikan, bahwa peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan imunisasi berjalan optimal dan menyasar seluruh anak sesuai target.
“Hari ini saya bersama Kadinkes dan beberapa perangkat daerah melihat langsung pelaksanaan program Catch Up Campaign campak di Kelurahan Bunulrejo, khususnya di RW 03,” ungkapnya.
![]() |
| Jajaran OPD setia dampingi Walikota beri support warga yg punya balita untuk sukseskan program Catch Up Campaign Campak dikelurahan2 Kecamatan Blimbing |
Ia menjelaskan, sebagian besar sasaran telah mengikuti imunisasi sesuai tahapan yang ditetapkan, yakni untuk anak usia 9-59 bulan. “Beberapa yang sudah menjadi sasaran alhamdulillah sudah mengikuti dengan baik.
Namun masih ada yang perlu pendekatan khusus, karena ada anggapan imunisasi campak ini tidak berdampak,” ungkapnya.
Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk metode door to door untuk menjangkau masyarakat. Namun, Wahyu mengakui masih ada kendala berupa pemahaman masyarakat yang belum sepenuhnya sesuai dengan harapan.
“Kita sudah lakukan pendekatan langsung ke rumah-rumah, tetapi memang masih ada yang belum menerima pemahaman tersebut. Ini yang terus kita upayakan,” paparnya berharap.
Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu menegaskan pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh pendidikan, dan tokoh masyarakat guna meningkatkan edukasi kepada warga terkait pentingnya imunisasi campak.
“Kita tidak akan putus asa. Edukasi akan terus kita tingkatkan bersama para tokoh agar masyarakat semakin sadar, karena dampak campak ini bisa sangat fatal jika tidak dicegah,” tegasnya.
Pelaksanaan imunisasi kejar serentak ini dijadwalkan berlangsung hingga 7 April 2026 dengan target cakupan minimal 95 persen guna mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dan menekan penyebaran penyakit campak di Kota Malang.
“Campak ini menular, dan mobilitas masyarakat sulit dibatasi. Maka yang bisa kita lakukan adalah mempersempit celah penularan dengan capaian imunisasi minimal 95 persen. Ini yang terus kita kejar hingga batas akhir besok,” pungkasnya.riz/dr/jul
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2026 Malangdata.com




