Proyek Jalan Gadang–Bumiayu Dimulai, Wali Kota Malang Deadline Pedagang Pindah 20 Juni

Walikota Malang Wahyu didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Dyah Ayu Kusumadewi beri keterangan pada awak media usai meninjau dan syukuran mulai pembangunan jalan

MALANGDATA.COM – Pemerintah Kota Malang resmi memulai proyek perbaikan Jalan Gadang–Bumiayu pada Senin (15/6/2026). Proyek ini dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas sekaligus menjadi bagian dari penataan total kawasan Pasar Induk Gadang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait kemacetan kronis di jalur tersebut.

“Hari ini kami sudah memulai pekerjaan Jalan Gadang–Bumiayu. Ini dalam rangka memperlancar akses dari perempatan Gadang sampai Bumiayu, dan juga sebagai tindak lanjut dari pemindahan pasar yang selama ini dikeluhkan masyarakat,” ujarnya di lokasi proyek, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan kontrak kerja atau Surat Perintah Kerja (SPK), proyek ini ditargetkan selesai pada akhir November 2026 atau memakan waktu 172 hari kalender. Kendati demikian, Wahyu meminta pihak kontraktor untuk memacu percepatan pembangunan.

“Kami meminta kepada pihak ketiga agar bisa selesai dalam 150 hari. Jadi masih ada sisa waktu untuk evaluasi apabila terdapat pekerjaan yang perlu disempurnakan,” jelasnya.

Secara teknis, proyek akan diawali dengan pembenahan saluran drainase dengan lebar dan kedalaman masing-masing satu meter. Setelah sistem pembuangan air ini rampung, pekerja baru akan melakukan pengaspalan jalan.

Walikota Wahyu didampingi Kadis PUPR Dandung,Kadiskopindag Eko Sya,kadiskominfo,asisten II,kepala Bapepda ,kadishub Widjaja Sakeh,Dirut Tugu Tirta,syukuran proyek jalan Pasar Gadang didoakan Gus Hisa disaksikan Kontraktor

Wahyu mengakui proses pengerjaan ini akan memicu gangguan arus lalu lintas akibat diberlakukannya sistem buka-tutup jalan. Untuk mengantisipasi kemacetan parah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah diinstruksikan merancang rekayasa lalu lintas.

“Kami mohon pengertian masyarakat karena selama proses pekerjaan tentu ada gangguan. Jalan tetap bisa digunakan, tetapi tidak selancar biasanya. Insyaallah setelah November nanti manfaatnya bisa langsung dirasakan,” ungkap Wahyu.

Penataan Total Kawasan Pasar Gadang

Selain peningkatan kualitas aspal, proyek ini juga menyentuh estetika kawasan. Di tengah jalan nantinya akan dibangun median yang dilengkapi taman dan tanaman penghijauan agar suasana koridor tersebut lebih teduh.

Langkah tegas juga diambil Pemkot Malang dengan memasang pagar British Reinforced Concrete (BRC) berpondasi precast di sepanjang kawasan pasar. Pagar ini berfungsi menghalau praktik "pasar tumpah" atau transaksi jual-beli langsung dari atas kendaraan di tepi jalan.

Selain ruas utama, intervensi perbaikan mencakup jalan-jalan penghubung (sirip), serta pengaspalan pada jembatan dari Simpang Empat Gadang hingga Simpang Bumiayu.

Walikota Malang Wahyu Hidayat saat tinjau proyek jalan pasar Gadang didampingi Kadishub,Kadiskoperindag,Kadis PUPR,kadiskominfo

“Kami ingin jalan ini benar-benar difungsikan untuk lalu lintas. Jika ingin berbelanja, masyarakat harus parkir dan masuk ke dalam pasar. Tidak ada lagi kendaraan berhenti di pinggir jalan untuk bertransaksi,” tegas Wahyu.

Terkait sterilisasi kawasan, Wahyu memastikan seluruh pedagang yang masih bertahan di pinggir jalan wajib pindah ke lokasi baru paling lambat 20 Juni 2026. Saat ini, sebagian pedagang diakuinya masih menunggu penyelesaian fasilitas di sisi selatan pasar.

“Saya sudah meminta kepada Kadiskopindag agar tanggal 20 Juni menjadi batas akhir. Semua pedagang harus sudah masuk, sehingga penataan kawasan pasar dapat berjalan beriringan dengan proyek jalan,” lanjutnya.

Melalui integrasi proyek jalan dan relokasi pedagang ini, Wahyu optimistis kawasan ekonomi tersebut akan berubah menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman.

“Semoga akhir November nanti masyarakat Kota Malang sudah bisa menikmati jalan yang lebih baik, akses lancar, serta kawasan pasar yang lebih tertata. Pembeli pun akan lebih betah berbelanja di Pasar Gadang yang baru,” pungkasnya.

(md/jul)

Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2026 Malangdata.com