![]() |
| PLH Sekda dampingi Walikota bersama Rektor Unisma, Ub dan Macung temui awak media |
Malangdata.com — Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., mengatakan bahwa kerja sama strategis dengan sejumlah perguruan tinggi merupakan tindak lanjut dari program unggulan pemerintah daerah sekaligus implementasi arahan Presiden agar pemerintah memperkuat kemitraan dengan sektor akademik. Kolaborasi tersebut ke depannya akan dilanjutkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis bersama jajaran fakultas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Hari ini kami menandatangani kerja sama dengan Rektor Universitas Brawijaya, Rektor Universitas Islam Malang, dan Rektor Universitas Ma Chung. Ini merupakan salah satu tindak lanjut dari program unggulan yang kami miliki, sekaligus arahan Presiden agar pemerintah daerah terus membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi," beber Wahyu Hidayat.
Wahyu menekankan bahwa setiap PKS akan disusun secara spesifik menyesuaikan kebutuhan pembangunan daerah serta kompetensi dari masing-masing fakultas. Program-program pemerintah nantinya akan diselaraskan dengan program kerja kampus agar implementasinya berjalan efektif dan saling mendukung satu sama lain.
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian penting dari pendekatan pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Pemkot Malang berkomitmen untuk memanfaatkan hasil penelitian serta kajian akademik yang komprehensif sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan publik.
Sebagai Kota Pendidikan yang menaungi hampir 60 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, Wahyu menilai potensi besar para akademisi harus dioptimalkan dengan baik. Adapun kerja sama ini berlaku selama lima tahun ke depan dan akan terus disesuaikan dengan prioritas pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
![]() |
| Mou Tiga Kampus menuju Ngalam Pinter Berdayakan ekonomi Kampung Lingkar Kampus |
Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., Med.Sc., menggarisbawahi bahwa pihak kampus memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Malang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Kampung Lingkar Kampus (KLK) yang berfokus pada pemberdayaan warga di sekitar lingkungan universitas.
"Kami berada di Kota Malang karena diterima dengan baik oleh masyarakat. Oleh karena itu, sudah seharusnya Universitas Brawijaya memberikan kontribusi nyata bagi warga Kota Malang, terutama masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar kampus atau Kampung Lingkar Kampus (KLK)," ungkapnya.
Melalui program tersebut, UB mendorong terciptanya kampung yang tangguh, sehat, bersih, dan memiliki daya saing ekonomi yang kuat. Kampus juga turut mengembangkan sektor industri kreatif berbasis potensi lokal agar keberadaan mahasiswa dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga sekitar.
Secara terpisah, Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menjelaskan bahwa nota kesepahaman (MoU) ini akan segera ditindaklanjuti dengan PKS di tingkat fakultas, bahkan beberapa kerja sama telah langsung berjalan, seperti sinergi antara Fakultas Kedokteran dan Dinas Kesehatan Kota Malang.
Selain itu, Unisma turut mendukung program Ngalam Pinter melalui upaya peningkatan akses pendidikan tinggi bagi warga Kota Malang. Di bidang kesehatan mental, kampus juga akan melaksanakan asesmen bagi mahasiswa baru sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai persoalan psikologis.
![]() |
| Rektor Unisma Prof Drs H Junaidi bercengkrama bersama Rektor Universitas Macung Prof. Dr Ir Stefanus Yusra kompak optimalkan Malang menuju Ngalam Pinter |
Rektor yang berlatar belakang FKIP tersebut menambahkan bahwa langkah ini dinilai sangat penting karena kesehatan mental mahasiswa turut memengaruhi citra Kota Malang sebagai kota pendidikan yang kondusif. Di samping itu, Fakultas Ilmu Administrasi Unisma juga membuka peluang peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Program Magister Administrasi Publik.
Di sisi lain, Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., menyebut bahwa kerja sama ini menjadi wujud nyata implementasi kolaborasi hexahelix dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Universitas Ma Chung siap memperkuat kontribusinya melalui bidang pendidikan profesi kesehatan serta program pengabdian kepada masyarakat.
"Salah satu program yang diprioritaskan ialah penguatan pendidikan profesi apoteker melalui praktik langsung di rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan. Kampus juga rutin menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemeriksaan mata dan pembagian kacamata bagi anak-anak melalui Program Studi Optometri," jelas Prof. Yufra.
Prof. Yufra menilai bahwa pemeriksaan kesehatan secara dini sangat krusial untuk mencegah munculnya penyakit yang terlambat terdeteksi. Ia berharap kolaborasi bersama Pemkot Malang ini dapat terus berkembang sehingga manfaatnya semakin dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Sinergi yang terjalin antara Pemkot Malang dan ketiga perguruan tinggi ini diharapkan mampu menjadi model kerja sama berkelanjutan, di mana pemerintah, akademisi, dan masyarakat dapat terlibat aktif bersama-sama dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan di Kota Malang.
dr/jul
Penulis: Doddy Rizky
Editor: Julio Kamaraderry
Sumber: -
© 2026 Malangdata.com


