IPPNU Jatim Dorong Perluasan Akses Pendidikan bagi Pelajar Potensial

Foto bersama pengurus PW IPPNU Jatim dan BAZNAS Jatim berpose 'finger heart' di depan backdrop BAZNAS Provinsi Jawa Timur, menandai kolaborasi perluasan akses pendidikan bagi pelajar potensial.

SURABAYA, Malangdata.com — Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur terus mendorong perluasan akses pendidikan bagi pelajar yang memiliki potensi akademik dan keterampilan, namun terhalang keterbatasan ekonomi. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penguatan sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur.

Ketua PW IPPNU Jawa Timur, Aprilia Nur Azizah, mengungkapkan bahwa penguatan akses pendidikan menjadi hal krusial. Pasalnya, di lapangan masih banyak dijumpai pelajar berprestasi yang langkahnya terhenti akibat ketiadaan biaya, termasuk saat hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kadang ada kader yang memiliki talenta dan skill yang bagus, tetapi terkendala biaya sekolah. Ada juga yang memiliki keinginan kuat dan kemampuan yang baik, tetapi tidak bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi karena faktor ekonomi,” beber Aprilia.

Kondisi tersebut, lanjut Aprilia, menjadi perhatian serius IPPNU. Terlebih, organisasi ini memiliki basis jaringan kader yang sangat luas hingga ke akar rumput. Saat ini, jaringan IPPNU mencakup 705 Pimpinan Anak Cabang (PAC), 2.661 Pimpinan Ranting (PR), dan 631 Pimpinan Komisariat (PK) di seluruh Jawa Timur.

Jaringan masif tersebut dapat menjadi kekuatan utama untuk mengidentifikasi pelajar potensial yang membutuhkan dukungan. Dengan demikian, bantuan pendidikan tidak sekadar diarahkan pada pembebasan biaya sekolah, tetapi juga terintegrasi langsung dengan program pengembangan kapasitas pelajar.

Suasana audiensi formal antara jajaran pengurus PW IPPNU Jatim (kiri) dan pimpinan BAZNAS Jatim (kanan) di ruang pertemuan, membahas sinergi program pendidikan Jatim Cerdas.

Gagasan ini mendapat respons positif dari Ketua BAZNAS Jawa Timur, Mohammad Ghofirin. Ia menilai arah kolaborasi dengan IPPNU sangat sejalan dengan program Nawa Pradana BAZNAS Jawa Timur, khususnya pada sektor penguatan pendidikan dan literasi zakat.

“Program kami sangat cocok jika Rekanita PW IPPNU Jawa Timur turut mengawal program Jatim Cerdas, mulai dari SKSS hingga GEMAZ (Gerakan Manasik Zakat),” ungkap Ghofirin.

Menurutnya, struktur IPPNU yang tersebar hingga tingkat ranting dan sekolah (komisariat) akan menjadi motor penggerak yang efektif dalam memperluas literasi zakat di kalangan pelajar. Sinergi ini sekaligus memastikan pelajar yang memiliki kemampuan akademik unggul tetap mendapatkan dukungan ekonomi untuk terus bersekolah.

Penguatan akses pendidikan dan pengembangan potensi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari komitmen PW IPPNU Jawa Timur dalam memperkokoh perannya sebagai ruang tumbuh bagi pelajar putri Nahdlatul Ulama. Ke depan, kolaborasi bersama BAZNAS Jatim akan terus difokuskan pada pendidikan, literasi zakat, pengembangan kader, serta pemberdayaan pelajar di berbagai daerah di Jawa Timur. (dr/jul)


Penulis: Doddy Rizky

Editor: Julio Kamaraderry

Sumber: -

© 2026 Malangdata.com